Proses Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Ini pengalaman mengurus KPR di dua bank, BCA dan Mandiri. Di BCA saya mengurus sendiri waktu mau beli rumah, di Mandiri yang mengurus adalah pembeli rumah saya yang saya jual waktu saya pindah dari Jambi. Jadi di BCA sekitar akhir tahun 2004, sedangkan di Mandiri sekitar pertengahan 2007.

Ada beberapa hal yang standar, yaitu mengenai syarat kredit. Kedua bank memerlukan identitas pemohon (KTP suami-isteri dan Kartu Keluarga), lalu slip gaji pemohon (boleh didukung dengan slip gaji suami/istri), kemudian perjanjian jual-beli di depan notaris, berikut kelengkapan obyek kredit (sertifikat tanah, IMB, dan PBB).

Perbedaan pertama adalah mengenai uang muka. Di BCA dulu saya tidak ditanya uang muka yang telah saya setor ke penjual. Di Mandiri diminta minimal 20%. Jadi saya di BCA bisa dapat kredit sebesar 100% dari nilai agunan, sedangkan di Mandiri maksimal 80% (angka ini jelas bisa berubah tiap saat).

Di BCA saya hanya perlu memastikan maksimal cicilan adalah sepertiga take home pay. Jadi saya bisa dapat pinjaman maksimal sepanjang cicilan saya hanya sepertiga dari gaji. Kalau perlu, jangka waktu bisa diperpanjang sampai 15 tahun, dan pelunasan percepatan tidak dikenakan penalti. Di Mandiri terus terang saya tidak tahu.

Kedua, mengenai pengurusan administrasi. Di BCA saya sudah melengkapi semua persyaratan (kecuali akta jual-beli dan sertifikat yang hanya fotokopi) sebelum proposal kredit diajukan ke kantor pusat. Di Mandiri, entah bagaimana, slip gaji baru diserahkan setelah ada persetujuan prinsip plafon kredit. Jadi di Mandiri terpaksa bolak-balik.

Ketiga, mengenai notaris. Di BCA, notaris ditunjuk dengan kerjasama bank. Jadi pada saat akad kredit, bertemulah penjual dan pembeli (menandatangani akta jual-beli), serta pembeli dengan bank (menandatangani akta kredit). Proses ini praktis hanya memerlukan waktu 30 menit, dan segala hal yang kurang jelas bisa diklarifikasi di tempat karena isi perjanjian dibaca bersama-sama dipandu oleh notaris.

Sedangkan di Mandiri, penjual dan pembeli harus datang sendiri ke notaris. Di situ, ajaibnya, saya sebagai penjual menandatangani blangko akta jual-beli dalam keadaan kosong! Segala keterangan mengenai obyek jual beli dan nilainya masih kosong. Bahkan nama saya pun masih kosong!

Besok paginya, si notaris akan datang ke bank, bertemu lagi dengan pembeli namun kali ini dengan pihak bank untuk menandatangani akta kredit. Di sisi ini saya merasa tidak praktis, karena pembeli harus dua kali menemui notaris.

Perbedaan terakhir yang paling mengesalkan adalah mengenai jangka waktu proses kredit. Di BCA saya cuma perlu tiga minggu sampai ada kepastian hari pencairan kredit. Sedangkan di Mandiri, praktis saya harus bersabar tiga bulan lamanya!

Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi, tidak dimaksudkan untuk mendiskreditkan pihak tertentu.

About these ads

8 thoughts on “Proses Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

  1. kenapa pilihannya kedua bank itu nin?

    kan masih ada BTN yang katanya suku bunganya lebih murah.

    hanin: lu ke mana aja waktu kuliah manajemen keuangan Ndrag? BTN emang murah tapi flat, kalo di BCA efektif. di BTN kalo lu ngelunasin sebagian pokok pinjaman (mempercepat angsuran) malah kena penalti (biaya administrasi blablabla), kalo di BCA gratis. Makanya beli rumah kredit, jangan cash mulu… :)

  2. waktu manajemen keuangan ngbahas itu keqnya gw gi off nin… :P

    hehehe… bisa aja lo…
    tapi emang sih gw pernah dapat pendapat juga bahwa beli rumah secara kredit itu lebih enak.
    dalam artian bank akan ikut membantu surat2 kita dibereskan karna mereka berkepentingan.
    ntar kalo dah beres, baru deh kita percepat pelunasannya.

    hanin: Lebih enak kalo bank-nya yang ngebayarin rumah itu ampe lunas… :)

  3. bagaimana kalau rumah BTN yang sudah jelas jelas itu pake bank BTN, kalau kita mau oper kredit ke BCA misalnya bisa ga. rencananya tahun ini ambil rumah, ngontrak dah makin mahal ya walaupun nantinya jauh dari kerjaan itu resiko.

    hanin: kalo developer udah kerjasama BTN susah. paling setahun dulu ikut BTN, baru refinancing ke BCA (Mandiri yang katanya pengembangan kreditnya lewat modus kaya gini). intinya kalo sertifikat dan IMB udah dipecah per rumah, bisa ambil kredit ke mana saja semau kita.

  4. saya mau tanya apa semua prosedur pelaksanaan kredit itu sama, disetiap bank?

    hanin: detailnya tentu saja tidak (syarat administrasi, waktu, suku bunga, nilai jaminan, dsb). tapi prinsipnya mirip sih, diawali dari pengajuan permintaan kredit, terus survey (atas jaminan dan referensi pemohon kredit), lalu persetujuan prinsip, kemudian tanda tangan di depan notaris.

  5. Wah kebetulan nih, setelah menyeleksi beberapa bank, pilihan saya jatuh ke BCA dan Mandiri buat KPR..dan diantara 2 bank ini, setelah itung2an bunga, biaya provisi,asuransi,notaris plus penilaian2 yg dibuat mbak(?
    ) hanin di atas, akhirnya saya milih BCA…malah untuk notaris, saya bisa nego sm beberapa notaris yg ditunjuk BCA..yg ini yg belum pernah saya jumpai di bank lain

    hanin: yoi, aneh juga kalau BCA bisa kenapa yang lain tidak ya?

  6. saya kebetulan salah satu karyawan bank dan kebetulan saya ngurus menegnai kredit rumah staff karyawan
    bungana hanya 6 % loh, ada ga ya yg lebih murah dari bunga itu di bank saya?

    hanin: 6% flat atau efektif? biaya yang lain, misalnya administrasi, penalti, keluwesan / fleksibilitas jangka waktu dsb?

    • G mana caranya supaya bank bisa mberikan suku bunga rendah buat karyawan di tempat saya kerja. Trus developernya?

      hanin: silakan hubungi marketing bank yang Anda maksud. biasanya mereka punya program khusus untuk korporasi, dengan minimal debitur tertentu.

  7. terima kasih banyak Pak infonya. ini saya kebetulan lagi cari2 info tentang cara kredit rumah, ketemu dgn blog Bapak. infonya sangat bermanfaat Pak. sekali lagi terima kasih bnyk Pak.

    hanin: sama-sama, senang bisa bermanfaat.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s