Kebohongan dalam Kebenaran

Suatu hari, Kebenaran pergi bersama dengan Kebohongan di tengah hari yang terik. Ketika mereka sampai di sebuah sumber air, Kebohongan mengusulkan untuk mandi.
Kebenaran yang berhati lugu menerima usulan itu. Keduanya melepas pakaian dan masuk ke air.
Ketika Kebenaran sibuk membasuh kepala dan mukanya, Kebohongan dengan pelan-pelan keluar dari air dan memakai baju Kebenaran dan pergi menjauh.
Waktu kebenaran mengetahui kepergian Kebohongan, ia keluar dari air untuk memakai bajunya. Ia melihat bahwa bajunya sudah raib karena ia melihat pakaian Kebohongan tergeletak di sana.
Kebenaran paham bahwa Kebohongan mencuri pakaiannya. Ia menjadi bingung dan juga tidak suka memakai pakaian milik Kebohongan. Terpaksa ia tetap dalam keadaan telanjang.
Oleh sebab inilah, kebohongan selalu muncul dalam bungkus kebenaran, dan orang-orang yang lugu berpikir bahwa itu adalah kebenaran.

(Penyusun : Abul Fadhl al-Hiyari)

About these ads

2 thoughts on “Kebohongan dalam Kebenaran

  1. ya ya ya ya good good good ….
    ( sambil manggut manggut ) ????

    hanin: bijak lah dalam memandang yang benar dan yang salah. sesuatu yang diterima umum belum tentu benar, demikian pula sebaliknya (huh, anti demokrasi deh, anti suara terbanyak!)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s