Ini sebenarnya tugas kuliah saya. Agak maksa sih, cuman kayaknya lucu aja kalo saya taruh di sini.
Regulasi, percepatan teknologi, dan konvergensi, menjadi faktor eksternal yang memaksa Telkom untuk selalu mempersiapkan diri menghadapi gelombang perubahan yang tidak terduga. Sejarah panjang Telkom tidak menjamin kesiapan organisasi dalam menghadapi perubahan, justru pembenahan masih terus dilakukan sepanjang tahun 2000-an.
Dengan caranya sendiri, Telkom telah mengimplementasikan beberapa prinsip Raynor dalam mengelola strategy paradox melalui strategic flexibility. Di antaranya melalui pembentukan Corporate Transformation Group dan War Room, serta diversifikasi portofolio bisnis. Struktur organisasi Telkom cukup dapat mendukung scenario planning, dan diversifikasi portofolio dapat menjadi landasan pada saat mengambil keputusan real option.
Secara de facto, Telkom telah mempersiapkan diri dalam mengelola strategy paradox. Mereka telah menyesuaikan organisasinya agar lebih fleksibel, mendelegasikan wewenang agar keputusan strategis dapat diambil di berbagai level, dan menyiapkan portofolio bisnis sebagai bentuk real option yang pada saatnya nanti akan dieksekusi untuk dilanjutkan, ditunda, atau dihentikan.
