Rumah Lama

Ini rumah kontrakan kita waktu pertama datang ke Jambi. Ceritanya, waktu Hanin datang ke sini, pas ada kawan yang mutasi ke Semarang. Jadilah kita nerusin kontrakan dia. Cuman ada satu kamar (yang punya sih bilangnya dua, tapi kita bilang itu gudang!). Ada ruang tamu, ruang makan, dan satu kamar mandi permanen. Dapur dan kamar mandi satu lagi cuman pake papan jadi rawan intip. Makanya kita ngga pernah mandi di situ.

Meskipun kondisinya sudah reyot (untungnya gak bocor), kita senang di situ. Lihat tanaman-tanaman yang ada, semua kita yang tanam. Tukang potong rumput pun kita jadwal sebulan sekali supaya rapi jali. Nah, di depan rumah ini, ada yang lagi bikin rumah. Sejak kita datang ke situ, sampai akhirnya pindah, rumah si Bapak belum beres juga!

Lalu kenapa pindah? Katanya senang di situ? Ceritanya agak konyol. Si pemilik rumah tiba-tiba bilang rumah itu mau dipakai sendiri. Jadi, dalam waktu seminggu, kita harus cabut dari situ!

Sayang memang, kesan baik kita jadi ternodai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s