Mudik!!

Kemarin tanggal 4 kita start dari Jambi. Sampai bandara, dijemput Mbak Huning dan Hesti ke Cilegon. Lama juga di Cilegon sampai empat hari. Puas main dengan Nia, Astri, dan Mas Dayat juga. Sempat ke Pantai Salira di dekat PLTA Suralaya. Dua kali malah, karena yang pertama Mas Dayat dan Nia belum sempat ikut. Sayangnya ke pantai waktu puasa, jadi panas begitu ngga bisa minum. Duh, kering rasanya tenggorokan. Sudah gitu paginya kita jalan-jalan keliling kompleks. Makin kering deh. Oya kompleks PENI ini begitu besar, rumahnya bagus-bagus, ada kolam renang, lapangan tenis… tapi cuman satu rumah saja yang dihuni!

Hari Sabtu malem Tofik dateng, karena dia mau dijadiin sopir. Pulang ke Purwokerto bawa Carens, tapi bangku belakang penuh sesak dengan barang. Tahu oleh-olehnya dari Cilegon? Salah. Pisang!
Tadinya udah pesimis bakalan lancar di jalan. Takut kena macet. Udah gitu kesasar di Jakarta. Pas mau keluar pintu tol Kebun Jeruk, kita salah jalan. Harusnya langsung masuk ke Tomang, tapi malah keluar tol sekalian. Telpon Mas Bekti minta panduan, eh malah bablas masuk tolnya di Pondok Pinang Timur.
Untungnya selebihnya lancar. Cilegon-Purwokerto cuman 9 jam, udah termasuk nyasar di Jakarta dan istirahat dua kali di Palimanan dan Prupuk.

Di Purwokerto kita sibuk berat. Minggu pertama bolak-balik Watumas-Brobot. Jemput Mas Karyono cs di terminal bus. Lalu nungguin Mas Bekti cs. Kasihan, berangkat dari Jakarta jam 5 pagi nyampai di Purwokerto jam 1 dinihari. 20 jam deh, makanya Rozan sakit kecapean. Terus berikutnya datang Mas Dayat cs. Ini ngga kehitung jam-nya, soalnya pada mampir-mampir dulu di Jakarta dan Cirebon. Hida sempat bantu-bantu dulu di rumah Mbak Sunar yang mau nikah tiga hari setelah lebaran. Malam takbiran, bapak-nya Nur meninggal. Hari kedua lebaran, Pak Soleh imam masjid di Brobot meninggal. Terus sorenya Usman keracunan susu, masuk UGD di DKT. Besoknya sampai malem di rumah Mbak Sunar. Paginya kondangan ke acara Yoga yang nikahan juga. Besoknya jalan-jalan ke dieng, tapi karena kesiangan akhirnya cuma sampai kebun binatang Serulingmas di Banjarnegara. Eh, sempat liat anak singa yang masih imut, lucu kaya kucing. Sayang lupa difoto. Hari ini juga Mas Bekti cs ke Kendal. Esok malamnya nginap di rumah Mbah di Batuanten. Besoknya giliran Mas Dayat ke yang pulang Cilegon, terus Mas Karyono ke Semarang lagi.

Kita balik ke Jambi tanggal 23 malam. Ke Jakarta dulu, pakai kereta Purwojaya. Wah ada bonus telat keretanya. Jadwal jam 20.25 akhirnya berangkat jam 22.15 juga. Untung di jalan lancar, sampai gambir jam 5 pagi. Ngga jelas tuh kenapa kalo musim lebaran gini kereta hobi banget telat. Setelah sholat subuh dan sarapan, lanjut ke bandara. Tiket pesawat dianterin Misin karena Mas Bekti lupa bawa tiketnya ke Purwokerto waktu mudik dulu. Pesawatnya sih on time, jam 10 pagi. Sampai Jambi jam 11, langsung ke rumah.

Di rumah, disambut dengan kotoran ayam yang berserakan di teras, hasil karya ayam kampung peliharaan tetangga sebelah. Masuk rumah, penuh dengan bangkai laron. Wah langsung kerja bakti deh bersih-bersih.

Besoknya langsung masuk kantor, langsung kerja. Pagi sebelum berangkat dan sore setelah pulang, potong-potong rumput halaman supaya ngga seperti hutan. Akhirnya baru hari Sabtu-Minggu kita silaturahmi ke tetangga. Telat lebarannya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s