Korban Taslim Moe

Taslim Moe bukan seorang selebritis, pejabat, atau bahkan tokoh panutan sekalipun. Dia menjanjikan investasi dengan tingkat pengembalian 10% dalam waktu 21 hari. Ya, banyak yang tergiur dengan bunga setinggi itu. Investor yang berhasil digaetnya pun berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari tukang bangunan (yang ngerjain rumah kita), teman-teman di kantor (bayangkan, kita kan kerja di keuangan), sampai wakil bupati segala.

Nah, namanya mencuat, tentu saja, setelah bisnis ini ambruk. Konon kabarnya dana yang terkumpul mencapai 1,3 trilyun. Jelas saja ambruk, mana mungkin ada usaha yang menghasilkan keuntungan setinggi itu?
Coba iseng kita kaji kembali.

Pertama, Taslim Moe memberikan pendapatan 10% untuk para investornya dalam waktu hanya 21 hari. Ditambah biaya yang harus dikeluarkannya 5%, dan pendapatan untuk dirinya sendiri 10%, berarti bisnis yang dijalankannya minimal menghasilkan 25% dalam waktu 21 hari. Suatu tingkat pengembalian yang sangat tinggi.

Kedua, dengan kemampuan menghasilkan setinggi itu, mengapa dia tidak bisa meminjam ke Bank? Bukankah bunga di Bank hanya 20% setahun, atau hanya 2% sebulan? Jika dia memperoleh modal dari Bank, keuntungan yang 8% sisanya tentu menjadi bagian keuntungannya sendiri.

Ketiga, mungkin Bank tidak bersedia meminjamkan modal karena faktor resiko. Bisa jadi bisnis yang dijalankan memang bagus dan luar biasa menguntungkan, tapi dengan resiko yang tinggi, Bank tidak berani meminjamkan modal padanya. Nah, kalau Bank saja takut dengan resikonya, seharusnya para investor juga sadar, bahwa tingkat hasil investasi berbanding lurus dengan resiko yang dikandungnya. Maksudnya, makin tinggi hasilnya, makin tinggi resikonya. Apapun jenis investasi itu.

Keempat, di mana sih Taslim Moe menginvestasikan dana sebanyak itu? Kebanyakan investor bahkan tidak tahu menahu.
Yang tampak hanyalah dia memiliki jasa konsultan manajemen (untuk rekrutmen dan psikotes) serta rental mobil mewah. Bayangkan, untuk ukuran Jambi, berapa banyak sih perusahaan yang memerlukan jasa seperti itu?
Ada isu dia main valas. Mana mungkin keuntungannya setinggi itu? Fluktuasi kurs sekarang tidak lebih dari 100 rupiah, jauh lebih stabil dari masa lalu yang bisa sampai 500-an rupiah. Dengan kurs rupiah-dollar sekarang 9000-an, keuntungannya hanya satu persen!
Isu lain katanya dia main saham. Tidak juga. Memang ada beberapa saham yang fluktuasi harganya sampai 250-an selembar, tapi toh harganya juga lebih dari 15 ribu rupiah. Keuntungannya paling 1,5% saja. Jauh dari target 25%.

Jadi, apa sebenarnya usaha Taslim Moe? Narkoba? Illegal logging? Atau malah sebenarnya dana itu tidak digunakan untuk usaha, semata-mata dihabiskan saja, dan tinggal menunggu waktu sampai tidak ada investor lagi yang datang, sehingga dia tidak bisa lagi membayar keuntungan yang dijanjikan?

Lepas dari itu, toh ini sudah terjadi. Banyak pelajaran dan kisah pahit yang terdengar.
Konon ada yang sampai meminjam ke Bank untuk diinvestasikan ke Taslim Moe. (Ingat , bunga bank cuma 2% sebulan, sedangkan keuntungan yang dijanjikan 10% lebih sebulan). Akhirnya sekarang dia stress, dan menghabiskan gajinya hanya untuk membayar cicilan ke Bank.
Konon pula ada yang sampai digugat cerai karena sekarang jatuh miskin.
Konon ada kendaraan dinas yang dijaminkan surat-suratnya untuk investasi.

Namun ada juga yang mengambil keuntungan dari kejadian ini.
Berhubung banyak yang tertipu, banyak pula yang terpaksa menjual aset-nya. Seorang rekan membeli mobil dengan harga sangat murah, setengah dari harga pasar, dari seseorang yang menjadi korban investasi gaya Taslim Moe ini.

Jadi baru-baru ini ada merk mobil baru di pasaran Jambi, mirip dengan merk motor yang diiklankan Inul, yaitu KTM. Yang ini singkatan dari Korban Taslim Moe…

Iklan

5 thoughts on “Korban Taslim Moe

  1. Dulu kamu pernah melamar aku. Syukurlah aku tak mau. Karena aku punya feeling kalau kamu menyimpan potensi yang luar biasa buruk. Wajah dan bicara mu putih seperti kapas, tapi hatimu gelap hitam seperti jelaga. Selamat menikmati hidup di penjara dengan si “DORCE” Susi Lasma Elfrida. Paling juga 2 s.d. 3 tahun. Di luar hasil penggelapan mu kan masih nunggu kamu 100-an milyar. Kamu bisa hidup bahagia dengan anakmu Talita dan adiknya. Besarkanlah mereka dalam kebahagian berkelimpahan dengan UANG HARAM yang berhasil kamu peroleh selama di “INDONEX”…Cherry.

  2. Temanku yang Marpaung komentar “untung istrinya yang Marpaung, kalo suaminya?” Habis duit orang Jambi di lariin semua, bikin Jambi meraung-raung”. Subhanallah.

  3. Hoalah si &%$#^ taslim….bikin hidup orang susah…saya lebih salut kalau kamu nipu bank trilliunan dari pada ratusan milliar nipu orang kecil…..dasarlah kau ini *&@#$%…*&@#$%…*&@#$%……. Hahhhhh…..*&@#$%..!

  4. Fuck off you tai (taslim), pake nulis buku sgala lagi lo dasar sulah. Salam anjing buat bwt ponakan & kakak lo yg sama bejatx helsi, intan, roslina. Aws kalo ketemu!!!

    hanin: ESMOSIH !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s