Sinetron Ramadhan

Seperti biasa, ini bulan yang spesial. Artis-artis yang biasanya berbusana ‘minimalis’, tiba-tiba mengenakan pakaian yang beradab, untuk menghormati bulan puasa. Tapi, tentu saja, begitu Ramadhan berakhir, keluar deh aslinya.

Selain itu, bulan ini merupakan bulan penuh berkah – terutama bagi para artis yang kebetulan mendapat peran di sinetron kejar-tayang. Umumnya sinetron ini dimulai satu atau dua minggu sebelum puasa dan berakhir satu-dua minggu sesudah lebaran. Tema yang diusung biasanya sok religius.

Sok religius? Ya, beberapa sinetron sebenarnya sama saja dengan sinetron lain: soal perselisihan keluarga, rebutan warisan, kejamnya ibu tiri… Hanya saja sekarang ini lebih banyak adegan ‘Islami’-nya: shoot sedang sholat, berdoa, istighfar… Dan ada tokoh-tokoh ustadz, yang seperti film horor (dan polisi di film India), nongolnya nanti belakangan saat kisah sudah selesai. Kenapa juga nggak dari awal ada ustadz yang menengahi segala masalah?

Yang paling bikin gemas sebenarnya masalah jam tayang. Bagaimana mungkin sinetron Ramadhan ditayangkan di prime time antara jam 5-8 malam? Jelas-jelas jam 6 sedang waktu berbuka puasa, sebelumnya kan mestinya umat Muslim tadarus menunggu berbuka. Ini malah disuruh nonton sinetron. Lalu jam 7 kan waktu sholat Isya, dilanjutkan tarawih sampai sekitar jam 9. Jadi kalau sinetron ditayangkan jam 7-8, kan ngajak ngga tarawih namanya!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s