Manusia dan Bumi

Anas bin Malik menceritakan tentang manusia yang diejek bumi karena selalu melakukan perbuatan dosa dan maksiat,

“Setiap hari bumi mengejek manusia dengan sepuluh macam sindiran dengan mengatakan,
Wahai keturunan Adam,
Kamu berjalan di atas punggungku, tetapi tempat kembalimu adalah perutku.
Kamu berbuat maksiat diatas punggungku, tetapi kamu disiksa di dalam perutku.
Kamu tertawa di atas punggungku, tetapi kamu menangis di dalam perutku.
Kamu bersenang-senang di atas punggungku, tetapi kamu susah di dalam perutku.
Kamu menumpuk harta di atas punggungku, tetapi kamu menyesal di dalam perutku.
Kamu makan makanan yang haram di atas punggungku, tetapi kamu dibuat makanan ulat di dalam perutku.
Kamu memperdaya di atas punggungku, tetapi kamu hina di dalam perutku.
Kamu berjalan-jalan dibawah cahaya matahari dan rembulan di atas punggungku, tetapi kamu akan kegelapan di dalam perutku.
Kamu sering mendatangi pertemuan di atas punggungku, tetapi kamu akan sendirian di dalam perutku.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s