Jamur Kuping

Sudah dua hari telinga ini sakit bukan kepalang. Rasanya berdenyut-denyut, gatal, dan banyak kotorannya. Kalau istilah orang dulu, namanya ‘kopokan’. Karena nggak tahan lagi, tadi malam ke dokter THT. Sebetulnya kita pernah juga ke dokter ini, sembuh, tapi kambuh lagi. Sekarang Pak Dokter sudah pindah ke ruko 3 lantai yang representatif, sedangkan 3 bulan lalu masih sewa rumah.

Setelah kedinginan karena AC (sumpah AC-nya dingin banget, masih baru kali ya), kita dipanggil masuk. Pak Dokter ini unik, sekali panggil bisa 3 pasien sekaligus (kayanya dari tadi angka 3 melulu ya) jadi para pasien sambil menunggu bisa ketakutan melihat pasien sebelumnya dikorek-korek kupingnya.

Tiba giliran, bener deh. Telinga ini dikorek, terus di-vacuum. Hih, kotorannya gede bener, lebih gede dari upil (wek, posting jorok neh). Berdarah, tentu saja. Tahu ngga vonis dari dokter? Yak, kupingnya kena jamur!

Bener-bener deh. Rupanya kalau pakai kerudung, harus rajin-rajin bersih-bersih. Kalau habis keringetan, harus dilap. Kalau nggak ntar lembab, jadi bisa tumbuhlah jamur [di] kuping itu. Pantesan, kambuhnya kalau habis tenis. Kepanasan, lari-larian, keringetan, ngga sempat ganti baju+kerudung… jamuran dah.

Jadi, bagi akhwat yang pakai kerudung, jangan biarkan jilbab kita lembab. Bisa jadi tempat berkembang biak jamur kuping…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s