Mengkritisi Perencanaan Pemda

Perencanaan di Pemda kurang solid karena aturannya kurang jelas dan aparatnya kurang serius.

Kelemahan dari segi aturan:
1. Kepala Daerah boleh bikin RPJM masing-masing
2. Tidak ada batas penyelesaian waktu pelaksanaan kegiatan
3. Tidak ada alur tahapan antar-kegiatan
4. Tidak ada analisa kegagalan
5. Keterukuran indikator tidak jelas
6. Pengukuran keberhasilan masih sebatas indikator output
7. Tidak ada reward and punishment penyusunan rencana.

Kelemahan dari aparat:
1. Perencanaan tidak digarap serius
2. Perencanaan tidak dimanfaatkan dengan optimal.

Bagaimana pemecahannya selain memperbaiki aturan?
1. Mengadopsi model Gantt Chart, CPM, atau PERT.
2. Diperlukan penyusunan bank indikator.
3. Diperlukan audit atas perencanaan.
4. Diperlukan mind-setting untuk menumbuhka budaya kerja di aparat Pemda.

Makalah selengkapnya dapat diunduh di sini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s