Pindah ke Surabaya

Setelah lima tahun di Jambi, akhirnya kita pindah juga, ke Surabaya. Ceritanya berawal dari bulan Mei yang lalu. Waktu itu ikut tes rintisan beasiswa S2. Tadinya tes akan diadakan di Jambi, tiba-tiba dua hari sebelum hari H, dialihkan ke Padang. Maka buru-buru lah pulang dari Sarolangun, langsung berangkat ke Padang. Gak sempat lagi belajar. Kemudian tes tahap kedua di bulan Agustus, diselenggarakan di Surabaya. Wawancara, TOEFL, TPA, dan manajemen umum. Terbukti kalau urusan tembak-tembakan masih jago.

Pindahan ternyata sibuknya luar biasa. Pengumuman hari Selasa, kemudian Jumat kedua sudah harus di Surabaya. Gile gak tuh. Tapi, kita jadi pemecah rekor.

Hanya dalam dua minggu, barang-barang yang diperkirakan ngga muat di rumah baru (waktu itu kita belum dapat gambaran kontrakan di Surabaya), dilego habis. Ludes des des des. Yang luar biasa, rumah kita di Jambi juga sempat terjual sebelum kita berangkat! Alhamdulillah.

Seorang teman menawarkan rumah kakaknya di Surabaya yang kosong akan dikontrakkan. Katanya dekat kantor. Jadi oke saja, tanpa banyak rewel kita setujui. Rumahnya tiga kamar, dengan garasi yang muat untuk tiga mobil. Heh, gede amat? Nah, pada titik ini kita agak nyesel juga (apalagi dikomporin teman-teman) kenapa barang-barang pakai acara dijual segala. Padahal kalau dikirim semua mungkin muat tuh di rumah baru.

Hari H kepindahan, pesawat (seperti biasa) delay masing-masing satu jam dari Jambi dan dari Jakarta. Sehingga sampai Surabaya sudah jam 10 malam. Langsung menuju ke rumah kontrakan. Kondisi rumah bagus, sesuai yang diceritakan oleh teman di Jambi. Tapi rupanya teman itu lupa cerita (atau kita yang gak nyimak), bahwa rumah ini… ngga punya ruang tengah!

Astaga. Tantangan baru nih, gimana menata rumah begini ya?

2 thoughts on “Pindah ke Surabaya

  1. gimana ga ludes des dess..
    lha wong ente jualna make gaya cuci gudang:)
    uanehnya..yg dapet kayana org2 di luar ring satu mas yach:)
    atawa kita2 yg malah keGRan, hehe:)

    anywaybusway..
    mInaL aiDin waL faidZin, mOhon Maap lAhiR baTiN
    SlamAt jaLan baPak hAniN, jaNgan luPa teMpoyaK paTin:)
    gud lak yach………(?*%^”

    hanin: Terima kaseh…

  2. Wah, lamo jugo ya di jambi? Awak cuma 1 taon di sana dan pindah lagi ke jakarta🙂 salam kenal…

    hanin: ye… kutu loncat nih, baru setaon udah pindah…🙂 salam kenal juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s