Jet Lag

Rasa cape-nya pindahan belum selesai, udah ketabrak puasa. Ternyata puasa di sini beda bener. Hausnya luar biasa. Yang seru lagi, di sepanjang jalan ada saja orang jualan es degan, es cincau… Duh, godaan sepanjang jalan.

Udara di sini emang lebih kering dari di Jambi. Minum es sekarang udah jadi kebutuhan, padahal dulu paling jarang ada air es di kulkas. Pernah tetangga minta es batu, kita cuma nyengir karena gak ada isi freezer…

Oya, berhubung rumah kita di dekat Juanda, maka nonton dan denger suara pesawat saban hari udah jadi hal biasa. Bener-bener jet lag!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s