Speed Reading

Kuliah Matrikulasi di MM Unair ada yang antik. Ada satu mata kuliah yang namanya “study skills”. Halah, udah sampai S2 kok masih juga diajarin cara belajar?

Empat pertemuan di antaranya membahas cara membaca cepat. Sebetulnya sih bukan membaca cepat beneran, lebih enak dibilang scanning kali ya. Jadi kita dikasih tahu gimana caranya membaca dan mendapat gambaran umum dari suatu buku tanpa harus membaca seluruh isi buku itu.

Sebelum mulai, kita lihat dulu daftar isinya. Dengan demikian kita akan dapat gambaran sistematika penulisan dalam buku itu. Alur pembahasannya seperti apa, bisa dibayangkan dari sini.

Kemudian kita lihat pendahuluan dan penutupnya. Dalam pendahuluan (kadang-kadang di pengantar malah), bisa ditangkap latar belakang dan dasar pemikiran si penulis. Sedangkan dalam penutup, tentu saja akan ada simpulan dari pembahasan buku itu. Di sini kita bisa dapat apa yang berhasil dijelaskan oleh si penulis dalam buku tebalnya itu.

Lalu, kalau ada, lihat daftar index. Tidak semua buku (terutama buatan Indonesia) yang memuat index di bagian belakangnya. Tahu kan daftar index? Mirip daftar isi, tapi berupa daftar kata penting yang ada dalam buku. Bisa dipakai untuk menggantikan fungsi ‘search’ di komputer🙂 Berguna kalau kita mencari kata kunci utama yang dianggap penting oleh penulis dalam menyusun bukunya.

Beberapa buku ilmiah populer menyertakan komentar dan sedikit tulisan pembuka dari orang-orang terkemuka. Umumnya satu-dua paragraf, atau satu-dua halaman. Dari komentar tersebut, kita bisa tahu keunggulan apa yang dimiliki buku itu. Meski sebenarnya asyik juga kalau ada komentar yang berisi kekurangan buku itu kan.

Nah. Setelah masuk ke isi buku, sekilas saja baca subjudul-subjudul dalam tiap bab-nya. Biasanya ini mencerminkan isi subjudul itu sendiri, dan kalau bukunya disusun dengan bagus, kita bisa dapat alur pikir penulis dalam memaparkan idenya.

Kalau ada subjudul yang menarik, kita masuk ke isi paragraf-paragrafnya. Tidak perlu dibaca semua. Karya ilmiah yang baik menuliskan satu ide utama dalam satu paragraf. Biasanya ditulis di kalimat pertama tiap paragraf. Kalau kita bisa menangkap ide utamanya dengan tepat, kita cuma perlu baca beberapa kalimat saja.

Di akhir kuliah, saya baru sadar, cara ini tidak tepat jika digunakan untuk membaca buku Harry Potter!

One thought on “Speed Reading

  1. hehehehehehe…
    asli saya ketawa baca endingnya mas!!

    hanin: hehehe… saya jadi ketawa kok endingnya yang dikomentarin!🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s