Refleksi Kehidupan

refleksikehidupan

Overview
Buku ini memuat sekelumit kehidupan Iwan Fals, Dahlan Iskan, Tanri Abeng, Jackie Chan, JK Rowling, Christine Hakim, dan Thomas Alva Edison. Masing-masing disajikan dalam bab tersendiri.

Berturut-turut, para tokoh tersebut dijadikan role model untuk Mencintai Pilihan, Menjalankan Prinsip Istiqomah, Melatih Kesadaran Bertanggung Jawab, Menggali Keunggulan Diri, Memperjuangkan Visi, Membuka Perangkat Petunjuk, dan Mengasah Kemampuan Menghadapi Kegagalan.

Setelah menyajikan kisah hidup para tokoh, disajikan telaah kritis mengenai peran mereka sebagai role model dalam bab terkait. Tiap bab diakhiri dengan tips Pembelajaran, semacam petunjuk praktis mempraktekkan hasil telaah yang dibuat oleh penulis.

Bagusnya
Banyak tokoh yang dimuat sekaligus dalam satu buku. Saya suka dengan telaah mereka sebagai model dalam tiap bab. Dan ternyata tiap bab itu tidak hanya mencomot pelajaran dari para tokoh tersebut, masih banyak teladan dari tokoh lain yang tiba-tiba dimunculkan.

Tips-tips praktis dalam sub bab Pembelajaran cukup menarik, bagus juga kalau bisa dipraktekkan, meski sebaiknya dibaca sebagai satu konteks yang menyeluruh dari buku ini.

Kurangnya
Saya heran, buku ini bisa lolos dari editor ElexMedia. Banyak typo – kesalahan ketik – yang terjadi. Selain itu ada banyak kekurangan:

Pertama, subtitle buku ini “kisah dan kajian hidup orang-orang ternama” telah menipu saya. Saya pikir tiap bab akan menyajikan kisah hidup para tokoh tersebut cukup dalam, ternyata tidak. Bahkan kisah hidup Christine Hakim sangat singkat, dan hanya didominasi oleh uraian prestasi beliau (dua halaman dari tiga halaman yang ditampilkan!).

Kedua, saya tidak melihat relevansi penyejajaran para tokoh itu (misal Tanri Abeng dengan Thomas Alva Edison). Mereka bergerak di bidang yang berbeda, di masa yang berbeda. Mungkin maksudnya memperluas cakupan bahasan, tapi saya lebih suka jika dipilih tokoh yang menonjol di masa yang tidak terlalu jauh.

Ketiga, banyak sekali kutipan dalam buku ini. Parahnya, satu kutipan bisa muncul berkali-kali. Misalnya kutipan dari Gordan Dryden, tampil di halaman 17, halaman 25, dan halaman 183. Padahal halaman 17 dan 25 masih satu bab! Ada beberapa kutipan lain yang ditampilkan bolak-balik seperti itu, silakan Anda cari sendiri.

Keempat, pengutipan yang ngawur (kata ngawur dan ngaco digunakan penulis dalam isi buku ini!) dari kata-kata Jackie Chan. Halaman 108:” … tetapi komedi, misalnya Mr Bean, dan di Indonesia Dono Kasino Indro atau Ketoprak Humor…” Saya sangat terganggu dengan hal ini, masa iya Jackie Chan menyebut-nyebut Ketoprak Humor dalam wawancara?

Kelima, para tokoh yang dikutip tidak selalu dijelaskan siapa mereka. Maksudnya, saya tidak pernah tahu siapa itu Ted Williams (halah, nama ini sangat umum, tidak spesifik), atau Remez Sessan… Dan banyak lagi tokoh serupa yang bagai hantu, tampil dikutip tanpa jelas siapa mereka.

Simpulan
Kalau lagi ada obral 10ribuan, beli saja. Pembelajarannya bagus.

Data Teknis

Refleksi Kehidupan – kisah dan kajian hidup orang-orang ternama; AN Ubaedy, Imam Ratrioso Psi; 235 + xiv halaman; Elex Media Computindo; 2005

One thought on “Refleksi Kehidupan

  1. Belinya di mana ya di apotik apa toko bunga.. kemarin nyari nyari di gramedia, toko agung tutup semua (jam 12 malam)

    hanin: di toko material Mas… di warung kopi deket bunderan tugu ada juga, buka ampe jam 2 pagi kok… 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s